Skip to main content

RESENSI BUKU “ HAPPY LITTLE SOUL”



Penulis : Retno Hening Palupi
Penerbit : Gagas Media
Editor  : Tesara Rafiantika
Ilustrasi : Isnina Aryani Hasanah dan Alzaena Ulya Rusdimi
Ukuran : 13 x 19 cm
Jumlah Halaman : xiv + 202 halaman (berwarna)
Jilid   : soft cover
ISBN    : 978-979-780-886-0
Tahun Terbit    : 2017

Berkisah tentang seorang ibu berdarah Indonesia yang tinggal di Muskat, Oman, yaitu Retno Hening. Ibuk adalah sapaan baginya. Melahirkan seorang anak yang lucu nan pintar bernama Kirana. Sebelum melahirkan seorang bayi mungil ini, ternyata ibuk pernah hamil tetapi keguguran. Allah berkehendak lain dan memberikan anak “ajaib” bagi ibuk.
Lahirnya seorang Kirana tentunya memberikan kebahagiaan tersendiri dalam keluarga kecil ibuk. Namun, di balik keceriaan tersebut, ternyata Kirana mengidap dermatitis atopi atau eksim sehingga ibuk harus menjadi ibu yang sabar dan siaga bagi Kirana. Buku ini lebih menceritakan mengenai cara asuh seorang ibuk terhadap Kirana. Tutur kata ibuk yang lembut dan sopan menurutku sangat berdampak positif bagi Kirana. Anak yang ceria, cerdas, dan tidak pernah berkata kasar. Ibuk menceritakan kisahnya dari pengalaman hamilnya hingga pola asuh terhadap Kirana hingga 3 tahun. Selain itu, buku ini juga menyajikan beberapa permainan DIY (Do It Yourself) yang dapat dibuat sendiri. Resep makanan yang sehat dan bergizi bagi seorang balita juga menjadi bagian dari buku ini. 
Saya suka dengan tampilan buku ini, kertasnya berwarna-warni dan disertai dengan ilustrasi Kirana dan ibuk di beberapa bagian. Gambar ilustrasinya menurutku sangat kreatif, mirip dengan aslinya. Di beberapa bab, ibu juga kadang memberikan tips & trik yang berhubungan dengan pola asuh balita. Bahasanya juga sangat mudah dimengerti.
Kekurangannya terkadang beberapa cerita terulang di bab selanjutnya. Alur cerita kadang tidak berurutan dari umur sekian bulan hingga sekian tahun Kirana, agak random sedikit. Perlu ditambahkan gambar pada tips permainan dan resep kue agar ada gambaran dalam membuatnya. 
“ Life is an adventure. Cerita petualangan ibuk dan Kirana di Happy Little Soul” ini dapat mengajak kita semua (kakak, adik, orangtua, calon ayah atau ibu, dan sebagai apa pun perannya) untuk belajar hal-hal sederhana mengenai kasih saying dan bersama mewarnai kehidupan dengan lebih baik” – Retno Hening

Comments

Popular posts from this blog

Produk untuk Bayi Rekomendasi

1. Bedong Bayi Link Shopee 》 Bedong Bayi Nyaman Harganya cuman 50ribu-an, pertama beli kirain bahannya kasar karena murah soalny langsung dapat 3 bedong, tapi pas tiba ternyata bahannya halus, nyaman, bisa dipakai untuk jadi selimut juga karena senyaman itu teksturnya. 2. Romper /Playsuit Nice Kids Link Shopee 》 Romper / Playsuit Anak Romper bahannya tidak tipis, jadi nyaman dipakai anak, dan menggunakan zipper jadinya sat set buka tutup kalau anak bayi mau ganti popok. Tersedia beberapa warna cewek/cowok. Harganya cukup 50ribuan saja. 3. Calming Rub Buds Link Shopee 》  Calming Rub Buds Bikin Adem Ini cocok sekali untuk bayi yang selalu gelisah karena perutnya kembung atau kolik, ini ampuh untuk bayi sih. Si bayi langsung tidur nyenyak kalau sudah pakai ini, baiknya juga diusapkan sebelhm tidur agar bayi bisa tidurnya lebih berkualitas. 4. Plastik Popok  Link Shopee 》 Plastik Popok Wangi dari Pikalula Ini sangat recommended sih untuk yang punya bayi atau anak yang masih menggu...

(Resensi) Novel Senja & Pagi - Alffy Rev & Linka Angelia

Cover buku 'Senja & Pagi' Penulis                        : Alffy Rev & Linka Angelia Penerbit                       : Loveable x Bhumi Anoma Penyunting                  : Dana Sudartoyo Pendesain Sampul       : Adji Waseso & Wirawinata Penata Letak                : DewickeyR Ukuran                         : 13 x 19 cm Jumlah Halaman          : 200 halaman Jilid                              : soft cover ISBN                 ...

Diary of My First Travelling : No Guide No Worry (Day 1)

Rabu, 13 Januari 2016             Di pagi hari kami bangun untuk sarapan kemudian jalan pagi di sekitar hotel. Yah sekalian melihat kondisi Surabaya di pagi hari. Pukul 11.00 pagi, kami meninggalkan hotel dan berangkat menuju Terminal 2. Oiya, Bandara Juanda mempunyai 2 terminal. Terminal 1 khusus penerbangan domestic dan terminal 2 khusus penerbangan maskapai Garuda Indonesia, Air Asia dan penerbangan internasional. Kami menunggu kira-kira enam jam sebelum penerbangan. Kenapa kami bersiap-siap secepatnya ke bandara ? Yah, ini adalah kali pertama kami ke luar negeri tanpa ada guide jadi kami mengantisipasi ketika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Contohnya, kemarin kita kelebihan bagasi Air Asia karena maksimal barang yang dapat disimpan di cabin pesawat hanya 7 kg, sedangkan setelah ditimbang, barang kami melewati dari standar yang ditentukan. Untung saja, kami berangkat berjam-jam sebelumnya, jadi kami dapat mengan...