Skip to main content

(Resensi) Novel Senja & Pagi - Alffy Rev & Linka Angelia

Cover buku 'Senja & Pagi'

Penulis                        : Alffy Rev & Linka Angelia
Penerbit                       : Loveable x Bhumi Anoma
Penyunting                  : Dana Sudartoyo
Pendesain Sampul       : Adji Waseso & Wirawinata
Penata Letak                : DewickeyR
Ukuran                         : 13 x 19 cm
Jumlah Halaman          : 200 halaman
Jilid                              : soft cover
ISBN                            : 978-623-7211-00-6
Tahun Terbit                 : April 2019



"Katanya, rindu itu berat. Tapi bagi saya, 'rindu' itu tanggung jawab besar. Harga sejati yang harus dibayar untuk mengungkapkan kerinduan adalah menghalalkanmu"- Alffy Rev.

Ketika dua sejoli mempunyai background yang sangat berbeda. Satu fokusnya di musik, satunya seprti anak seumuran lainnya mengikuti jenjang pendidikn, kuliah dan kerja. Namun, suatu ketika dipertemukan dalam satu projek yang sama untuk menemukan sosok pagi yang akan menemani senja. Saling mengulik satu sama lain, hingga akhirnya beberapa perbedaan itu menjadi satu frekuensi yang sama.

Kisah drama yang beberapa diantaranya receh tapi berkelas. Sikap berani mengambil langkah besar untuk menemui sang papa, hanya dengan saling mengenal seminggu saja. Tapi, menurut ku inilah sosok pria sejati. Tak pernah bermain hati, sevisi misi, dan mempunyai mimpi.

Novel ini membawa kita menelusuri kisah singkat alfy dan linka sejak bertemu hingga menjadi sah. Ditambah dengan beberapa gambar yang ditampilkan oleh alfy sejak kecil, bertemu dgn papa linka hingga akhirnya menikah.

Penggunaan bahasa yang sangat ringan memudahkan pembaca untuk ikut berimajinasi dalam memerankan pemain di buku ini. Ditambah lagi dengan pemberian pembatas buku yang unik ada dua, satu bertuliskan senja dan satunya bertuliskan pagi. Namun, kisah yang ditampilkan cukup sederhana dan mudah ditebak apalagi ketika telah mengikuti jejak alffy rev dari awal muncul di dunia musik hingga saat ini. Oiya, buku ini cukup tipis, jadi sehari bisa selesai bacanya :D

But, overall buku ini cukup menjadi motivasi buat anak muda untuk tetap mengejar cita-cita tanpa menduakan kisah cinta. Seiring berjalan beriringan dan tetap selalu berkarya walaupun status telah berubah.  Justru buku ini menggambarkan bahwa pernikahan tidaklah menjadi penghalang untuk berhenti berkarya, apalagi ketika pasangan mempunyai frekuensi yang sama dengan yang diharapkan.

Selamat membaca, semoga bermanfaat 😉

Comments

  1. Bisa di dwonload ga? Klo bisa caranya gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf, sy punya cumm bukuny sj, itupun jg buku pinjmn 😄 kalau bs lngsng beli bukunya sj, utk mnghargai krya si penulis

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Produk untuk Bayi Rekomendasi

1. Bedong Bayi Link Shopee 》 Bedong Bayi Nyaman Harganya cuman 50ribu-an, pertama beli kirain bahannya kasar karena murah soalny langsung dapat 3 bedong, tapi pas tiba ternyata bahannya halus, nyaman, bisa dipakai untuk jadi selimut juga karena senyaman itu teksturnya. 2. Romper /Playsuit Nice Kids Link Shopee 》 Romper / Playsuit Anak Romper bahannya tidak tipis, jadi nyaman dipakai anak, dan menggunakan zipper jadinya sat set buka tutup kalau anak bayi mau ganti popok. Tersedia beberapa warna cewek/cowok. Harganya cukup 50ribuan saja. 3. Calming Rub Buds Link Shopee 》  Calming Rub Buds Bikin Adem Ini cocok sekali untuk bayi yang selalu gelisah karena perutnya kembung atau kolik, ini ampuh untuk bayi sih. Si bayi langsung tidur nyenyak kalau sudah pakai ini, baiknya juga diusapkan sebelhm tidur agar bayi bisa tidurnya lebih berkualitas. 4. Plastik Popok  Link Shopee 》 Plastik Popok Wangi dari Pikalula Ini sangat recommended sih untuk yang punya bayi atau anak yang masih menggu...

Diary of My First Travelling : No Guide No Worry (Day 1)

Rabu, 13 Januari 2016             Di pagi hari kami bangun untuk sarapan kemudian jalan pagi di sekitar hotel. Yah sekalian melihat kondisi Surabaya di pagi hari. Pukul 11.00 pagi, kami meninggalkan hotel dan berangkat menuju Terminal 2. Oiya, Bandara Juanda mempunyai 2 terminal. Terminal 1 khusus penerbangan domestic dan terminal 2 khusus penerbangan maskapai Garuda Indonesia, Air Asia dan penerbangan internasional. Kami menunggu kira-kira enam jam sebelum penerbangan. Kenapa kami bersiap-siap secepatnya ke bandara ? Yah, ini adalah kali pertama kami ke luar negeri tanpa ada guide jadi kami mengantisipasi ketika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Contohnya, kemarin kita kelebihan bagasi Air Asia karena maksimal barang yang dapat disimpan di cabin pesawat hanya 7 kg, sedangkan setelah ditimbang, barang kami melewati dari standar yang ditentukan. Untung saja, kami berangkat berjam-jam sebelumnya, jadi kami dapat mengan...