Skip to main content

Ada Cinta dari Kaki Langit (Part 1)

Perjalanan hidup adalah proses menuju pendewasaan. Melihat banyaknya rintangan dn tantangn, jiwa, fisik, dan mental kita akan siap menghadapi segala yang terjadi. Aku jenuh hidup dengan kehidupan yang begini begini saja. Bukannya aku tidak bersyukur atas pemberian takdir Tuhan kepadaku tapi aku justru ingin berterima kasih kepada Tuhan atas pemberian nyawa ini untuk ku. Sepertinya hidupku tak akan pernah bermanfaat, jika kita hanya tinggal diam tak berkata tak melangkah.  Ah, budaya yang buruk. Baru bangun tidur, hp adalah hal yang pertama kali ku sentuh. Membuatku betah berlama-lama menyandarkan punggung di tempat yang empuk ini. Ku buka satu per satu media sosial yang telah menggerogoti telepon genggam ku. Line adalah salah satu medsos yang paling khawatir aku buka karena akan ada banyak masalah, bnyak pertanyaan dan bnyak seruan yang terkadang membuatku jenuh untuk bergerak. Namun, perlahan tapi pasti. Aku buka medsos bericon hijau itu dan tidak perlu terkejut lagi karena setiap pagi akan ada banyak pemberitahuan sisa semalam yang telah ku lewatkan. Aku membaca dan mengamati setiap pesan yang masuk, walaupun terkadang beberapa pesan aku hiraukan karena betul betul tidak penting untuk d baca.

***
Aku mempunyai seorang sahabat sedari SD. Walaupun terpisah sejak smp dan sma, tpi kami selalu menjaga komunikasi walau tidak seintens biasanya. Mumgkin cukup setahun sekali dua kali kita berinteraksi padahal kami masih berada di lingkup yang sama. Ade Siska, teman seperjuangan semenjak masuk di perkuliahan. Seperjuangan untuk belajar selalu tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik. Kami selalu berbagi info kegiatan apa saja untuk mengisi kekosongan kami, selama kegiatan tersebut bernilai positif. Hampir setiap hari ada saja info pertukaran pelajar, beasiswa, seminar, event atau apapun yang ia bagikan kepada saya, begitu pula aku kepada ade. Kami memang selalu ingin berkembang.
***
Saat masih berbaring di tempat empuk ini, aku terpaku melihat salah satu pesan dari sahabatku, Ade. ia membagikan info 'Call for Volunteer'.
Seperti ada yang menarik ku untuk mencari tau info tersebut. sepertinya kalimat itu telah mengguggah hatiku dengan background foto beberpa anak kecil yang tampak kucel bermain di lapangan. Apa maksud dari info ini ? ' Call for Volunteer'
To be continued....

Comments

Popular posts from this blog

Produk untuk Bayi Rekomendasi

1. Bedong Bayi Link Shopee 》 Bedong Bayi Nyaman Harganya cuman 50ribu-an, pertama beli kirain bahannya kasar karena murah soalny langsung dapat 3 bedong, tapi pas tiba ternyata bahannya halus, nyaman, bisa dipakai untuk jadi selimut juga karena senyaman itu teksturnya. 2. Romper /Playsuit Nice Kids Link Shopee 》 Romper / Playsuit Anak Romper bahannya tidak tipis, jadi nyaman dipakai anak, dan menggunakan zipper jadinya sat set buka tutup kalau anak bayi mau ganti popok. Tersedia beberapa warna cewek/cowok. Harganya cukup 50ribuan saja. 3. Calming Rub Buds Link Shopee 》  Calming Rub Buds Bikin Adem Ini cocok sekali untuk bayi yang selalu gelisah karena perutnya kembung atau kolik, ini ampuh untuk bayi sih. Si bayi langsung tidur nyenyak kalau sudah pakai ini, baiknya juga diusapkan sebelhm tidur agar bayi bisa tidurnya lebih berkualitas. 4. Plastik Popok  Link Shopee 》 Plastik Popok Wangi dari Pikalula Ini sangat recommended sih untuk yang punya bayi atau anak yang masih menggu...

(Resensi) Novel Senja & Pagi - Alffy Rev & Linka Angelia

Cover buku 'Senja & Pagi' Penulis                        : Alffy Rev & Linka Angelia Penerbit                       : Loveable x Bhumi Anoma Penyunting                  : Dana Sudartoyo Pendesain Sampul       : Adji Waseso & Wirawinata Penata Letak                : DewickeyR Ukuran                         : 13 x 19 cm Jumlah Halaman          : 200 halaman Jilid                              : soft cover ISBN                 ...

Diary of My First Travelling : No Guide No Worry (Day 1)

Rabu, 13 Januari 2016             Di pagi hari kami bangun untuk sarapan kemudian jalan pagi di sekitar hotel. Yah sekalian melihat kondisi Surabaya di pagi hari. Pukul 11.00 pagi, kami meninggalkan hotel dan berangkat menuju Terminal 2. Oiya, Bandara Juanda mempunyai 2 terminal. Terminal 1 khusus penerbangan domestic dan terminal 2 khusus penerbangan maskapai Garuda Indonesia, Air Asia dan penerbangan internasional. Kami menunggu kira-kira enam jam sebelum penerbangan. Kenapa kami bersiap-siap secepatnya ke bandara ? Yah, ini adalah kali pertama kami ke luar negeri tanpa ada guide jadi kami mengantisipasi ketika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Contohnya, kemarin kita kelebihan bagasi Air Asia karena maksimal barang yang dapat disimpan di cabin pesawat hanya 7 kg, sedangkan setelah ditimbang, barang kami melewati dari standar yang ditentukan. Untung saja, kami berangkat berjam-jam sebelumnya, jadi kami dapat mengan...